Badan Perwakilan Wilayah Bojonegoro Banner
 
Berita Selengkapnya

Berita Selengkapnya

Rapat Sinkronisasi Cipta Harmoni Ketentraman dan Ketertiban Pilkada Serentak Tahun 2018 di Wilker BAKORWIL Bojonegoro

Tanggal : Selasa, 27 Februari 2018 | Bidang : Pemerintahan | Uploader : pemerintahan | Dibaca : 172


Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak gelombang ketiga akan dilaksanakan pada Juni 2018, di 17 provinsi, 115 kabupaten, dan 39 kota. Ini merupakan rangkaian proses menuju pilkada serentak nasional yang menurut rencana digelar pada 2024. Landasan pelaksanaan pilkada serentak berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi Undang-Undang. Pilkada serentak merupakan reformasi sistem pilkada yang sebelumnya dilaksanakan sesuai dengan berakhirnya masa jabatan kepala daerah. Pelaksanaan pilkada serentak merupakan usaha untuk mengakhiri ritual politik yang berlangsung sepanjang tahun. Namun, yang lebih penting lagi, pilkada serentak diharapkan menjadi solusi atas ongkos demokrasi berbiaya tinggi dari APBN dan APBD.
Pada tahun 2018 ini disamping diselenggarakan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, di Wilayah Kerja BAKORWIL Bojonegoro juga terdapat pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yaitu Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Jombang, serta pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Mojokerto. Bahwa dalam rangka untuk menjaga stabilitas keamanan, ketentraman dan ketertiban umum serta menciptakan suasana yang kondusif dan antisipasi terhadap gangguan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2018, serta mewaspadai adanya gerakan yang akan mengganggu ketertiban umum di wilayah, termasuk penanganan kegiatan unjuk rasa yang dilakukan dengan anarkis yang sering terjadi di beberapa wilayah di Jawa Timur. Menyikapi fenomena tersebut maka pada hari Senin tanggal 26 Februari 2018 kemarin BAKORWIL Bojonegoro bersama Aparat Keamanan (TNI/POLRI) dan SATPOL PP serta KPU setempat mengadakan Rapat Rapat Sinkronisasi Cipta Harmoni Ketentraman dan Ketertiban Pilkada Serentak Tahun 2018 di Wilker BAKORWIL Bojonegoro.
Permasalahan

1. Maksud : Untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi antar instansi / Institusi terkait Kabupaten/Kota di wilker BAKORWIL Bojonegoro sebagai Pemangku kepentingan dengan Aparat Keamanan TNI/POLRI dalam meningkatkan kewaspadaan dini terhadap ancaman gangguan KAMTIBMAS serta menciptakan suasana yang kondusif di wilayahnya masing-masing.
2. Tujuan : Memantapkan koordinasi antara KPU, BAKESBANGPOL, PANWASLU, Aparat Keamanan (TNI/POLRI) dan SATPOL PP secara bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten/Kota agar tetap aman dan kondusif.

Peserta / Undangan :
1. POLRES Kabupaten/Kota sewilker BAKORWIL Bojonegoro ;
2. KODIM Kabupaten/Kota sewilker BAKORWIL Bojonegoro ;
3. Bagian Pemerintahan Kabupaten/Kota sewilker BAKORWIL Bojonegoro ;
4. PANWASLU Kabupaten/Kota sewilker BAKORWIL Bojonegoro.
5. BAKESBANGPOL Kabupaten/Kota sewilker BAKORWIL Bojonegoro ;
6. SATPOL PP Kabupaten/Kota sewilker BAKORWIL Bojonegoro ;
Nara Sumber / Penyaji.
1. BAKESBANGPOL Provinsi Jawa Timur ;
2. PANWASLU Provinsi Jawa Timur ;
3. POLDA Jawa Timur ;
4. KOREM 082/CPYJ

1. Identifikasi masalah
Permasalahan yang terjadi di Kabupaten/Kota di wilker Bakorwil Bojonegoro dapat diidentifikasikan sebagai berikut:
- Banyaknya angka GOLPUT/tidak memilih dalam pelaksanaan PILKADA Provinsi dan PILKADA Kabupaten/Kota;
- Kemungkinan adanya Unjuk Rasa kepada PEMDA maupun KPU apabila dalam tahapan tidak dilaksanakan dengan benar.
2. Pemecahan Masalah.
Untuk mengurangi angka GOLPUT pihak KPU, BAKESBANG dan instansi terkait harus mengadakan sosialisasi, memasang baleho/Spanduk dibeberapa lokasi yang strategis maupun di Kecamatan, merupakan himbauan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan PILKADA.